Selasa, 11 Februari 2014
Senin, 03 Februari 2014
A to Z of love
It's 10 PM and my phone beeps twice. There's new messages from someone. I named him Mr. H in my phone contact. I knew him accidentally when I sent message to wrong person. Since then, he often send messages to me. We talk about many things, but mostly I asked him to teach me Mandarin cause he is a Mandarin translator. He is very nice, but weird. He is so formal and sometimes he forget what he has said to me. LOL
Today, he teaches me new word, but I don't get it so he promises me to teach me later. Just now, he send something that surprised me so much. It's A to Z of love in English with Mandarin translation. So sweet yet so weird. Here it is
A : Always waiting for you
B : Be with you
C : Call you just to say "Hi"
D : Dear, good night
E : Expect the whole of you
F : Forever stand by you
G : Give you what you need
H : Hope you enjoy your life
I : I love you
J : Jump with you when you jump
K : Kiss you when you wake / Keep you close in my heart
L : Learn to know you
M : Make more surprises in your life
N : Never make you cry
O : Offer support
P : Put you in my heart
Q : Quiet your fear
R : Run with you
S : Sing a song for you
T : To be yours
U : Understand you
V : Value myself on you
W : Wake you up everyday / Walk beside you
X : XL love for you
Y : You are so addictive to me
Z : Zeal for you
What's wrong with this person?? Why does he send this to me?? Have I done something wrong?? I just don't know. Am I sending the wrong message? It seems like I'm going to ruin someone's life. Hopefully this is pure a way of teaching Mandarin.
Anyway, if this is some kind of flattery, I really so sweet. If it really happens in real life, it will be very nice.. But, please be real, life is not that sweet. Man always like to flatter.
Today, he teaches me new word, but I don't get it so he promises me to teach me later. Just now, he send something that surprised me so much. It's A to Z of love in English with Mandarin translation. So sweet yet so weird. Here it is
A : Always waiting for you
B : Be with you
C : Call you just to say "Hi"
D : Dear, good night
E : Expect the whole of you
F : Forever stand by you
G : Give you what you need
H : Hope you enjoy your life
I : I love you
J : Jump with you when you jump
K : Kiss you when you wake / Keep you close in my heart
L : Learn to know you
M : Make more surprises in your life
N : Never make you cry
O : Offer support
P : Put you in my heart
Q : Quiet your fear
R : Run with you
S : Sing a song for you
T : To be yours
U : Understand you
V : Value myself on you
W : Wake you up everyday / Walk beside you
X : XL love for you
Y : You are so addictive to me
Z : Zeal for you
What's wrong with this person?? Why does he send this to me?? Have I done something wrong?? I just don't know. Am I sending the wrong message? It seems like I'm going to ruin someone's life. Hopefully this is pure a way of teaching Mandarin.
Anyway, if this is some kind of flattery, I really so sweet. If it really happens in real life, it will be very nice.. But, please be real, life is not that sweet. Man always like to flatter.
Minggu, 02 Februari 2014
I'm in love (Sharing dari Ms. R)
This is the story that my friend has shared with me. Thank you, R. So, here we go...
Blok M, 7PM
"Bagaimana sih rasanya falling in love???" Pertanyaan yang sering banget ditanyakan, apalagi oleh anak-anak remaja-ku. Thinking that I'm their teacher, who is also a psychologist, they are asking a hard one for me, too. Kalau dulu mungkin akan sulit buat aku menjelaskan ke mereka, karena meski usiaku tidak muda lagi, aku baru sadar kalau aku belum pernah benar-benar jatuh cinta. Kecuali cinta dengan Tuhan yang pasti bentuknya abstrak banget dan tidak pernah bisa disamakan dengan jatuh cinta dengan pasangan.
Aku belum pernah benar-benar jatuh cinta dengan seseorang. Lalu yang selama ini dijalani dengan pria-pria yang pernah singgah dalam hidupku? I Think, I just like or admire them. Cinta bukan sekedar suka. Cinta bukan sekedar kagum. They showered me with beautiful words, tapi Cinta bukan sekedar perkataan atau perasaan yang berbunga-bunga. Tapi Cinta lebih dari itu semua. Cinta itu perasaan yang tidak hanya diucapkan hanya dengan kata-kata, tapi dengan perbuatan. Love is a verb. Hati begitu bergejolak, bahagia dan sedih ada di dalamnya. Bahagia jika bisa bersamanya, bahagia jika dapat melihatnya bahagia. Sedih jika ia tidak bahagia dan ingin membuat orang yang kita cintai bahagia, meski itu akan menyakitkan buat kita. Semua hal yang dilakukan adalah bentuk usaha untuk membuat orang yang kita sayang bahagia. That's all you want.
Dan sekarang aku bisa menjelaskan itu semua karena I'm falling in love :) This time, I know I am. Semua yang aku baca dan aku cari tahu tentang cinta, I Feel it dan aku mengalaminya. Yang paling aku yakini adalah ketika aku tahu aku tidak suka jika diperlakukan seperti itu tapi ketika dia yang melakukannya dan aku seharusnya marah, namun semua rasa marah itu hilang begitu melihat wajahnya yang penuh senyum dan usaha untuk bisa membuatku bahagia. Apapun yang aku lakukan hanya untuk satu tujuan yaitu membuatnya bahagia. Aku bahagia jika aku tau apa yang aku lakukan membuatnya bahagia. It's LOVE.
Blok M, 7PM
"Bagaimana sih rasanya falling in love???" Pertanyaan yang sering banget ditanyakan, apalagi oleh anak-anak remaja-ku. Thinking that I'm their teacher, who is also a psychologist, they are asking a hard one for me, too. Kalau dulu mungkin akan sulit buat aku menjelaskan ke mereka, karena meski usiaku tidak muda lagi, aku baru sadar kalau aku belum pernah benar-benar jatuh cinta. Kecuali cinta dengan Tuhan yang pasti bentuknya abstrak banget dan tidak pernah bisa disamakan dengan jatuh cinta dengan pasangan.
Aku belum pernah benar-benar jatuh cinta dengan seseorang. Lalu yang selama ini dijalani dengan pria-pria yang pernah singgah dalam hidupku? I Think, I just like or admire them. Cinta bukan sekedar suka. Cinta bukan sekedar kagum. They showered me with beautiful words, tapi Cinta bukan sekedar perkataan atau perasaan yang berbunga-bunga. Tapi Cinta lebih dari itu semua. Cinta itu perasaan yang tidak hanya diucapkan hanya dengan kata-kata, tapi dengan perbuatan. Love is a verb. Hati begitu bergejolak, bahagia dan sedih ada di dalamnya. Bahagia jika bisa bersamanya, bahagia jika dapat melihatnya bahagia. Sedih jika ia tidak bahagia dan ingin membuat orang yang kita cintai bahagia, meski itu akan menyakitkan buat kita. Semua hal yang dilakukan adalah bentuk usaha untuk membuat orang yang kita sayang bahagia. That's all you want.
Dan sekarang aku bisa menjelaskan itu semua karena I'm falling in love :) This time, I know I am. Semua yang aku baca dan aku cari tahu tentang cinta, I Feel it dan aku mengalaminya. Yang paling aku yakini adalah ketika aku tahu aku tidak suka jika diperlakukan seperti itu tapi ketika dia yang melakukannya dan aku seharusnya marah, namun semua rasa marah itu hilang begitu melihat wajahnya yang penuh senyum dan usaha untuk bisa membuatku bahagia. Apapun yang aku lakukan hanya untuk satu tujuan yaitu membuatnya bahagia. Aku bahagia jika aku tau apa yang aku lakukan membuatnya bahagia. It's LOVE.
Kamis, 30 Januari 2014
Trofi Bergilir (4)
Baru saja trofi bergilir berpindah, dari Tika ke Ika. Kemasannya pun sudah berganti jadi sederhana, hanya dibungkus plastik dan dipakaikan pita saja. Padahal waktu awal dibeli, dibungkus dengan super rapi dan bagus. Tapi sudah lah, yang penting kan makna dari trofi tersebut. Kisah persahabatan antara 11 orang wanita. Trofi ini hanya sebagai saksi dari persahabatan kami.. Niatnya adalah mengabadikan persahabatan kami dari status single sampai menikah. Kalau menikah yang kedua kali, apakah bonekanya boleh mampir lagi? atau menikahnya di hari yang sama? Kayaknya ngak mungkin.. ngak akan seburuk itu juga perencanaannya sampai menikah di hari yang sama dengan sahabat sendiri. Kalau kawin lari??? Amit-amit.
Yang pasti sekarang ini yang single tinggal 5 orang lagi, who's next??
Yang pasti sekarang ini yang single tinggal 5 orang lagi, who's next??
Selasa, 16 Juli 2013
Screening CVs
Sudah 3 bulan lebih diriku hidup dari antara tumpukan CV (lebay mode on), dari yang hand-writing sampai yang canggih. Awalnya, Daku masih mau dengan sabar membaca satu demi satu CV yang masuk, berusaha menghargai semua usaha mereka yang mengirimkan CV, tapi lama-lama "ngap-ngapan" juga baca satu demi satu. Dari yang tulisan rapi dan teratur sampai yang acak-acakan. Apalagi kalau yang datang via pos, pasti ada aja yang ajaib.
Dari CV-CV yang masuk ke kantorku, saya mengobservasi beberapa hal dan mengambil hal yang bisa dipelajari.
Pertama, Entah ada aturan menulis CV dari mana yang mewajibkan menulis CV dengan menggunakan banyak kertas. Ngak GO GREEN banget. Apa ngak tahu ya kalau kertas-kertas itu mengorbankan pohon-pohon. 1 lembar folio bergaris yang biasa dijual di toko bisa dipakai untuk 2 kali menulis, dan itu sudah tidak bolak balik, tapi tetap saja satu lembar tidak dipakai dan menggunakan lembar yang lain. Kalau begitu lebih baik ditulis di atas kertas F4/A4 putih jadi lebih irit kertas. Selalu bete dengan CV yang boros kertas. Prefer yang kirim via email walaupun mata jereng juga bacanya.
Kedua, Pakai bahasa Inggris acak-acakan. OMG, terkadang untuk level tertentu, ngak usah sok deh pakai English. Cuma melamar jadi administrasi atau sekedar sales tidak perlu gaya-gaya pakai Bahasa Inggris, bikin ilfil bacanya. Bukan bermaksud meremehkan, tapi kalau memang tidak mampu mending tidak usah daripada hasilnya ngak jelas. Apalagi kalau cuma buat gaya-gaya-an yang terkadang ketahuan nyontek dari CV orang lain (pas interview, ditanya soal CV-nya, bingung sendiri). Untuk yang level atas juga terkadang suka sok pakai Bahasa Inggris, padahal tidak diharuskan dalam kualifikasi untuk menuliskan lamaran dalam bahasa Inggris. Hasilnya adalah Grammar berantakan, kalimat yang tidak dipahami, dan ngak jelas maksudnya apa (maklum mantan guru bahasa Inggris jadi bawaannya complain kalau menulis dengan jelek)
Ketiga, Bohong. Ini adalah yang paling parah. Beberapa kali, sewaktu interview, calon karyawan sudah lupa dengan CV yang ditulis dan ketika mengisi data, tidak sesuai dengan lamaran yang dikirim. Untuk urusan yang sensitif alias gaji juga banyak yang suka bohong. HR pasti tahu kalau untuk level tertentu, gaji standar yang mungkin diterima karyawan. Beberapa kali, saya interview orang dengan level yang sama dan perusahaan yang sama, tapi mantan karyawannya bisa menyebutkan nominal gaji yang pernah diterima dengan perbedaan yang sangat signifikan berbeda. Ya ampyun, sampai segitu banget merasa diri hebat, bukan jadi terlihat hebat justru bikin perusahaan malas menerima orang yang ngak jujur dan sombong. Apa susahnya ngaku dengan jujur dan apa adanya.
Keempat, CV yang ngak menarik dan susah dibaca. CV seharusnya informatif, tapi malah berisi hal-hal yang tidak jelas. Nasib-nasib kalau hidup dari pekerjaan ini. But always have to thank God. At least, saat ini masih bisa bekerja, meski pekerjaannya rada-rada menyiksa, namun tidak harus menulis CV untuk mencari pekerjaan. One day, pasti akan membuat resume diri sendiri, ini akan jadi contoh untuk tidak mengulang kesalahan yang sama.
Dari CV-CV yang masuk ke kantorku, saya mengobservasi beberapa hal dan mengambil hal yang bisa dipelajari.
Pertama, Entah ada aturan menulis CV dari mana yang mewajibkan menulis CV dengan menggunakan banyak kertas. Ngak GO GREEN banget. Apa ngak tahu ya kalau kertas-kertas itu mengorbankan pohon-pohon. 1 lembar folio bergaris yang biasa dijual di toko bisa dipakai untuk 2 kali menulis, dan itu sudah tidak bolak balik, tapi tetap saja satu lembar tidak dipakai dan menggunakan lembar yang lain. Kalau begitu lebih baik ditulis di atas kertas F4/A4 putih jadi lebih irit kertas. Selalu bete dengan CV yang boros kertas. Prefer yang kirim via email walaupun mata jereng juga bacanya.
Kedua, Pakai bahasa Inggris acak-acakan. OMG, terkadang untuk level tertentu, ngak usah sok deh pakai English. Cuma melamar jadi administrasi atau sekedar sales tidak perlu gaya-gaya pakai Bahasa Inggris, bikin ilfil bacanya. Bukan bermaksud meremehkan, tapi kalau memang tidak mampu mending tidak usah daripada hasilnya ngak jelas. Apalagi kalau cuma buat gaya-gaya-an yang terkadang ketahuan nyontek dari CV orang lain (pas interview, ditanya soal CV-nya, bingung sendiri). Untuk yang level atas juga terkadang suka sok pakai Bahasa Inggris, padahal tidak diharuskan dalam kualifikasi untuk menuliskan lamaran dalam bahasa Inggris. Hasilnya adalah Grammar berantakan, kalimat yang tidak dipahami, dan ngak jelas maksudnya apa (maklum mantan guru bahasa Inggris jadi bawaannya complain kalau menulis dengan jelek)
Ketiga, Bohong. Ini adalah yang paling parah. Beberapa kali, sewaktu interview, calon karyawan sudah lupa dengan CV yang ditulis dan ketika mengisi data, tidak sesuai dengan lamaran yang dikirim. Untuk urusan yang sensitif alias gaji juga banyak yang suka bohong. HR pasti tahu kalau untuk level tertentu, gaji standar yang mungkin diterima karyawan. Beberapa kali, saya interview orang dengan level yang sama dan perusahaan yang sama, tapi mantan karyawannya bisa menyebutkan nominal gaji yang pernah diterima dengan perbedaan yang sangat signifikan berbeda. Ya ampyun, sampai segitu banget merasa diri hebat, bukan jadi terlihat hebat justru bikin perusahaan malas menerima orang yang ngak jujur dan sombong. Apa susahnya ngaku dengan jujur dan apa adanya.
Keempat, CV yang ngak menarik dan susah dibaca. CV seharusnya informatif, tapi malah berisi hal-hal yang tidak jelas. Nasib-nasib kalau hidup dari pekerjaan ini. But always have to thank God. At least, saat ini masih bisa bekerja, meski pekerjaannya rada-rada menyiksa, namun tidak harus menulis CV untuk mencari pekerjaan. One day, pasti akan membuat resume diri sendiri, ini akan jadi contoh untuk tidak mengulang kesalahan yang sama.
Multi Mind VS Multi Tasking
Kerja kalau banyak pikiran sih sudah pasti, apalagi kalau level bukan lagi staff pelaksana lapangan. Tapi kalau juga harus multi tasking dengan pekerjaan fisik juga? Efeknya: Tipes. Banyak pikiran, banyak hal yang harus dikerjakan, rasanya kalau boleh membelah diri, pasti akan membelah diri dalam jumlah yang buanyak supaya semua dapat diselesaikan.
Semakin tinggi jabatan seseorang, maka tanggung jawab yang diberikan akan semakin besar, namun bukan berarti semua hal harus dikerjakan sendiri. Jika memang pekerjaan tersebut tidak dapat dikerjakan oleh satu orang saja, maka sudah selayaknya ada pertimbangan untuk menambahkan staff supaya dapat membantu.
Lalu bagaimana jika staff yang seharusnya membantu justru tidak berfungsi sebagaimana seharusnya... then you have to be Multi mind and also multi tasking.....
Niatnya dibantu jika pekerjaan sudah menumpuk, tapi yang ada hanya menyusahkan. Akhirnya semua dikerjakan sendiri juga. Walaupun lebih lama dan menguras energi, setidaknya tidak makan hati.
Nasib.. nasib
Rabu, 01 Mei 2013
Trofi Bergilir (part 3)
Sudah lama sekali tidak menuliskan apa-apa. Seolah "diary" ini terlupakan olehku dan aku pun asik dengan diary versi manual dan abadi.
Kisah trofi bergilir
Sekarang trofi sudah ada di Tika
Sebelumnya sempat singgah di Ulee selama setahun lebih dan Wiwil(see.. betapa lama tidak ter-update lagi blog ini)
Perjalanan trofi ini cukup lamban sih sebenarnya.. tapi at least berjalan
Trofi ini pun sempat berganti pasangan ketika dititipkan di rumah Ulee dan as I know my friend, kemungkinan hal ini terjadi sangat besar. Hingga saat sampai di Wiwil pasangan trofi sudah tidak sama seperti awalnya.
Sebenarnya maknanya sudah hilang tapi still keinginan supaya trofi itu mampir di tempatku... sangat besar :)
Sekarang trofi sudah ada di Tika
Sebelumnya sempat singgah di Ulee selama setahun lebih dan Wiwil(see.. betapa lama tidak ter-update lagi blog ini)
Perjalanan trofi ini cukup lamban sih sebenarnya.. tapi at least berjalan
Trofi ini pun sempat berganti pasangan ketika dititipkan di rumah Ulee dan as I know my friend, kemungkinan hal ini terjadi sangat besar. Hingga saat sampai di Wiwil pasangan trofi sudah tidak sama seperti awalnya.
Sebenarnya maknanya sudah hilang tapi still keinginan supaya trofi itu mampir di tempatku... sangat besar :)
Langganan:
Postingan (Atom)


